Kamis, 15 September 2016

MY FIRST EXPERIENCE GOING TO MALAYSIA IN 2015


holla friends...

kali ini saya akan menceritakan kembali pengalaman saya pertama kali ke luar negeri, tepatnya ke Negeri Jiran "Malaysia"




20-23 mei 2015 bisa dibilang menjadi pengalaman yang luar biasa bagi saya dan teman-teman d3 akuntansi UNJ angkatan 2013. why? karena kami mengadakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ke Malaysiaaa (yihaaaa) , dan amaze nya angkatan kami jadi angkatan pertama yg ngadain KKL di luar Indonesia.

Kami menginap di hotel Arenaa Star Kuala Lumpur yang lokasinya tidak jauh dari Petaling Street dan KL Tower,salah satu icon terkenal kota Kuala Lumpur.

selama KKL disana kami mengunjungi banyak tempat-tempat seru dan menarik, diantaranya Museum Bank Malaysia, Universiti Kebangsaan Malaysia, Royal Selangor Corporation (Perusahaan Timah Malaysia) dan Batu Caves Selangor. 

Hari Pertama, tanggal 21 Mei kami mengunjungi 2 tempat, yaitu Bank Negara Malaysia dan Universiti Kebangsaan Malaysia. 

di Bank Negara Malaysia, kami mempelajari berbagai hal dan sejarah berkembangnya mata uang malaysia, kemudian juga mempelajari perkembangan bank konvensional dan syariah di Malaysia. di BNM, terdapat satu area yang dijadikan suatu museum untuk menyimpan benda-benda bersejarah terkait keuangan Malaysia jaman dulu. 

setelah dari BNM, kami melanjutkan perjalanan menuju Universiti Kebangsaan Malaysia atau biasa disingkat UKM. UKM merupakan salah satu kampus terkenal dan salah satu yang terbaik di Malaysia. Area Keseluruhan kampus ini juga termasuk luas dan kira-kira hampir sama dengan luas kampus UI.
kami mengitari tiap sudut kampus dan melihat-lihat suasana nya yang hijau dan rindang. selain itu kami juga dijamu dan diberikan pengenalan tentang UKM  oleh pihak Rektorat dan Humas UKM. Selain itu kami juga melihat-lihat suasana perpustakaannya yang cukup "cozy"  dan kantinnya yang saling berdekatan. FYI, hari Jumat merupakan hari "Free" bagi tiap mahasiswa disini, alias sama sekali tidak ada kegiatan perkuliahan atau tatap muka sebagainya.

menjelang sore jam 4, rombongan kami segera pulang namun bukan menuju hotel, melainkan kami ke Central Market dan Petaling Street yang lokasinya masih berdekatan. 
Central Market adalah pasar tradisonal di  KL, Malaysia yang menjual berbagai macam pernak-pernik dan cinderamata khas Malaysia, selain itu beragam jajanan pasar dan kuliner juga mudah ditemukan disini...
sedangkan Petaling Street adalah pasar tradisional paling terkenal di sekitaran jalan Petaling, KL. sebenarnya tidak  ada perbedaan yang mencolok dibanding dengan Central Market, hanya saja kalau di petaling street kebanyakan penjualnya adalah pecinan atau penduduk Malaysia keturunan Tiongkok, sedangkan di Central Market penjualnya masih didominasi oleh  pribumi alias melayu asli.



CARA MEMBEDAKAN BENJOLAN DI LEHER KARENA INFEKSI ATAU KARENA LIMFOMA



Ada pembengkakan di area lipatan leher, orang biasanya langsung panik dan mengiranya sebagai gejala limfoma atau kanker kelenjar getah bening. Padahal bisa saja benjolan tersebut muncul karena infeksi.


Oleh sebab itu, Anda perlu memahami gejala khas dari benjolan limfoma dan bagaimana cara membedakannya dengan bengkak akibat infeksi.

Menurut Dr dr Andhika Rachman, SpPD-KHOM, dari RS Cipto Mangunkusumo, pembengkakan yang muncul akibat limfoma umumnya bersifat painless alias tidak menimbulkan nyeri saat ditekan. Berbeda dengan benjolan akibat infeksi, yang biasanya jika ditekan akan terasa nyeri.

Rasa nyeri tersebut biasanya juga akan muncul di area sekitar benjolan. Misalnya jika Anda terkena infeksi radang tenggorokan, benjolan muncul juga disertai dengan rasa nyeri lain seperti nyeri saat menelan. Benjolan ini biasanya juga keras bila ditekan dan cenderung diam bila digerakkan.

Untuk pengobatan dugaan infeksi, biasanya dokter akan memberikan resep antibiotik dan tunggu beberapa hari. Jika memang benjolan tersebut karena infeksi, maka akan mengecil.

"Tapi kalau karena limfoma, benjolan justru makin besar. Juga perhatikan gejala khas limfoma lainnya, seperti demam lama dengan suhu tak sampai 38 derajat Celcius," pesan dokter yang juga praktik di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi tersebut.

Selan itu, benjolan akibat infeksi umumnya hanya satu saja, sementara benjolan akibat limfoma umumnya lebih dari satu dan 'bergerombol'. Sehingga jika diamati dengan mata telanjang, benjolan-benjolan tersebut terlihat banyak dan tidak hanya satu saja.

Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) Profesor Dr dr Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM pernah menjelaskan bahwa seseorang perlu curiga bahwa benjolan sebagai tumor ketika tak kunjung hilang dalam waktu lama. Selain itu perhatikan juga ukurannya setiap hari karena apabila terasa semakin membesar maka segera cari bantuan medis.

"Kalau ketemu benjolan pantau selama beberapa bulan ke depan. Kalau dia sudah nggak bergerak seperti nempel di sekitarnya maka kita harus curiga bahwa ini merupakan kejadian ganas," kata dr Aru.

dikutip dari  : www.detikhealth.com
credit by : Ajeng Anastasia Kinanti

Rabu, 04 September 2013

about me

hello guys, give me some space to introduce myself. my name's andhi fredy, just call me andhi or anfred. i was born in jakarta, on october 25th 1995. currently i stay in jakarta on waru street, cilangkap ressort, east jakarta. student of accounting major in state university of jakarta. i'm plegmatic, i'm introvert, but easy going (in my opinion hehehe). badminton freak, love travelling, digging photography and love to check out about magazine.

" i want to make my parents proud of me, i want to be an useful person for my lovely friend"
in my way of course..

i'm haters of : cockroaches, vegetables, onion, and especially i hate TROUBLEMAKERS.